Yap..pertanyaan itu selalu hadir dalam pikiran dan benak ini. Bagaimana tidak, 24 tahun sudah kuarungi dunia ini dengan banyak jalan ke kiri dan ke kanan. Ya.. ke kiri dan ke kanan, artinya jalan meyimpang atau jalan yang benar. Dalam liku jalan tersebut, kutemui berbagai macam cinta yang begitu membingungkan, begitu dilematis, dramatis, serta polemic pun menghadiri semua kisah cintaku bersama manusia. Seiring perjalan itu, diriku selalu bertanya sebenarnya cinta yang sejati atau cinta yang abadi itu apa?.
Aha…ternyata renunganku di suatu malam membangunkan pikiranku akan apa sebenarnya cinta yang sesungguhnya atau cinta sejati itu…… ternyata eh ternyata cinta sejati adalah cinta manusia akan tuhannya atau manusia dengan Alloh SWT. Itulah cinta sejati yang tidak akan dirundung malang atau yang sejenisnya…kenapa tidak karena Alloh SWT tidak akan pernah mengecewakan mahluk ciptaanNya yang mencitaiNYa setuluh hati dan berpasrah diri. Berbeda dengan manusia yang mencitai manusia lain, pasti suatu waktu akan mengecewakan manusia lainnya.
Aha keduakalinya…dengan ridho dan cinta kasihNya lah aku bisa hidup seperti ini, aku bisa menikmati keindahan dunia, aku bisa makan, minum, bergerak,bernapas, melihat berbagai macam warna-warni dunia,mendengar,mencium aroma-aroma bebauan,merasakan sesuatu, berfikir,membayangkan sesuatu hal, berimajinasi, mempunyai daya cipta,dan lain sebagai yang begitu banyak sekali kenikmatan dan keindahan yang diberikan kasih sayang dari sang kekasih sejati. Subhanalloh… engkau memang kekasih sejati yang tidak ada bandingannya kekasihku Alloh SWT.
Aha ketigakalinya… kekasihku ini ternyata begitu pengertian, setia,mendengarkan pertmintaanku, tempat curhat sejati, tempat berkeluh kesah yang layak, tempat bertukar pikiran yang luar biasa, tempat segalanya….. subhanalloh. Kekasihku hanya bermodal pasrah, taat dan patuh terhadap perintahmu dan menjauhi segala yang engkau larang, engkau begitu menakjubkan sebagai kekasih sejati terhadapku. ….
Akhirnya..cinta itu datang juga… dan ternyata cinta itu harusnya kutemukan jauh sebelum sekarang. Masalahnya aku terlalu terlalaikan oleh dunia semu ini. Tak melihat sesuatu yang lebih nyata yaitu dunia akhirat yang akan lebih mendekatkanku dengan kekasih sejatiku…. Penyelesaian yang ada adalah buatlah perubahan…artinya perubahan kearah perbaikan, perbaikan lebih mendekatkan diri pada sang kekasih sejati. Dengan maksud kekasih sejati lebih mencintai aku…. Alhamdulilah
Mei 5, 2008
ADAKAH KEKASIH SEJATI YANG SESUNGGUHNYA?
No Comments Yet »
Belum ada komentar.
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik